KEMENTERIAN BUMN (Badan Usaha Milik Negara) akhirnya mengangkat kembali Edi Sukmoro sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) yang baru, setelah sebelumnya menjadi Direktur Logistik dan Pengembangan KAI.

Hal ini disampaikan Vice President Corporate Communication KAI. Agus Komarudin. bahwa penyerahan SK (Surat Keputusan) baru dilakukan di Kantor Kementerian BUMN, semalam.

“Iya, penyerahan SK sebagai Dirut KAI pukul 19.30 WIB ” akunya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Artinya, melalui SK-IO/ MBU/01/2018 yang semula ditugaskan sebagai Direktur Logistik dan Pengembangan telah resmi menjalankan kembali tugasnya sebagai Direktur Utama PT KAI (Persero).

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Ahmad Bambang. juga melakukan penyerahan Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kereta Api Indonesia Nomor: SK-IO/ MBU/01/2018 tentang Pemberhentian. Perubahan Nomenklatur Jabatan. Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kereta Api Indonesia.

Menurutnya, melalui penyerahan Salinan Keputusan ini,Menteri BUMN Rini M Soemarno selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT KAI mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama-nama Direksi PT KAI (Persero) yakni Muhammad Kuncoro sebagai Direktur dan Candra Purnama sebagai Direktur yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-04/MBU/2013 tanggal 11 Januari 2013 dan Nomor: SK-260/MBU/2012 tanggal 20 Juli 2012 terhitung sejak tanggal 11 Januari 2018 dan 20 Juli 2017.

“Kami ucapkan terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan tersebut,” ujarnya di Jakarta, Senin (15/1) sore.

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga memberhentikan Budi Noviantoro sebagai Direktur PT KAI (Persero) yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-21/M B U/01/2016 tanggal 25 Januari 2016.

Padahal, Kementerian BUMN sempat mengangkat Budi Noviantoro sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama KAI pada 12 Januari lalu menggantikan Edi Sukmoro yang telah habis masa jabatannya.

Menurut Abe. sapaan Ahmad Bambang, memang ada opsi untuk mengangkat kembali Edi Sukmoro sebagai Dirut KAI.

“Kinerjanya bagus, proyek-proyek kereta seperti kereta bandara dan lainnya kan jalan.” akunya kepada Rakyat Merdeka. beberapa waktu lalu.

Kini,melalui Surat Keputusan yang sama. Menteri BUMN mengubah nomenklatur jabatan anggota Direksi PT KAI. yakni Direktur menjadi Direktur Operasi, Direktur menjadi Direktur Pengelolaan Sarana, Direktur menjadi Direktur Pengelolaan Prasarana. Direktur menjadi Direktur SDM dan Umum. Direktur menjadi Direktur Logistik dan Pengembangan, Direktur menjadi Direktur Manajemen Aset. Direktur menjadi Direktur Keuangan. Direktur menjadi Direktur Komersial dan Teknologi Informasi dan Direktur menjadi Direktur Keselamatan dan Keamanan.

Selain itu, pihaknya mengangkat Muhammad Nurul Fadhila sebagai Direktur Pengelolaan Prasarana. Fadhil sebelumnya menjabat sebagai Dirut PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

Menanggapi hal ini. Pengamat dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai. KAI perlu sosok yang kompeten dalam menyediakan layanan transportasi kereta api.

“Tidak ada salahnya mengangkat (lagi) dirut yang lama, agar pekerjaan bisa berlanjut dengan lancar,” tutur Djoko melalui pesan singkat kepada Rakyat Merdeka, m ima

http://klipingkemenhub.com/